Pet

Pages

Time


Rabu, 23 November 2011

Manusia dan Keadilan


Pengertian Keadilan yang berasal dari kata adil, menurut kamus bahasa indonesia berarti tidak memihak atau tidak berat sebelah dan tidak sewenang-wenang. Secara umum keadilan itu diartikan sebagai pengakuan atau perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Dengan kata lain, keadilan adalah kondisi bila hak didapat sesuai kewajiban tanpa merugikan orang lain karena orang lain juga berhak atas hak dan kewajiban yang sama. Ada beberapa pengertian keadilan menurut para filsuf dibawah ini:
-          Menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartiakan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
-          Menurut Plato merupakan proyeksi pada diri manusia sehingga orang yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalika diri dan perasaanya dikendalikan oleh akal.
-          Menurut Socrates merupakan proyeksi pada pemerintah karena pemerintah adalah pimpinan pokok yang menetukan dinamika masyarakat.
Disimpulkan disini secara umum, keadilan adalah keaadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan kita bersama.
Yang begitu terlihat dalam permasalahan keadilan di Indonesia adalah keadilan sosial. Dalam pancasila tak asing bila mendengar “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”, tapi apakah semua terwujud sesuai cita-cita Indonesia yang tertanam dalam makna pancasila? Seperti keadilan masih jauh tertinggal di Indonesia karena secara keseluruhan keadilan belum menampakkan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya, yang artinya hak dan kewajiban setiap individu belum seimbang. Positifnya dengan ketidakadilan muncul kreatifitas seperti drama, puisi, novel, musik, dan lain-lain.
Keadilan yang berkaitan dengan kejujuran dan kecurangan (ketidakjujuran). Kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nurani. Jujur juga berarti seseorang bersih hati dari perbuatan- perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum, jujur berati pula menepati janji , baik yang telah terlahir dalam kata-kata maupun yang masih didalam hati (niat). jadi seseorang yang tidak menepati niat mendustai dirinya sendiri. Pada hakikatnya kejujuran dialandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahn atau dosa. Berbagi macam hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur. Mukin karena tidak rela atau pengaruh lingkungan, karena sosial ekonomi, atau karena niat-niat yang lainnya. Berbagai cara dan sikap seseorang mempertahankan kejujuran.
separador

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
Bekasi, Indonesia
Berjuang demi kehormatan diri sendiri, all about me isn't important. you will know me if you stand here besides me :D hahaha... Just become an extraordinary girl :)

Followers